Localisasi data di Indonesia: apa artinya bagi tim AI
Localisasi data adalah aturan bahwa data pribadi tertentu harus diproses di wilayah negara tertentu. Di Indonesia, dasar utamanya adalah UU Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi, dilengkapi PP 71 Tahun 2019 tentang Operasi Sistem Elektronik.
Bagi tim AI, aturan ini bukan urusan dokumen. Siapa pun yang menjalankan model bahasa besar untuk memproses data pelanggan, data karyawan, atau data transaksi ikut berada dalam lingkup aturan tersebut.
UU PDP 2022 dan PP 71/2019: dua lapis aturan
UU PDP mengatur hak subjek data, dasar pemrosesan, dan kewajiban pengendali data pribadi. PP 71/2019 memberi aturan yang lebih teknis, termasuk soal penempatan sistem elektronik dan pengelolaan data pribadi oleh penyedia sistem elektronik.
Sifatnya berlapis. PP memberi kerangka teknis, sedangkan UU memberi hak dan kewajiban. Perusahaan yang menaruh data di server sendiri biasanya lebih mudah menunjukkan bahwa keduanya sudah dipenuhi.
- UU PDP: hak subjek data, persetujuan, dan kewajiban pengendali
- PP 71/2019: penempatan sistem elektronik dan lokasi penyimpanan data
- Sanksi UU PDP: denda administrasi besar dan pidana hingga tujuh tahun
Apa artinya untuk AI yang memproses data
Model bahasa besar bekerja dengan data. Setiap ringkasan dokumen, setiap draf email, dan setiap jawaban chatbot adalah pemrosesan data pribadi bila isinya menyangkut orang yang dapat dikenali.
Kalau proses itu dilakukan di layanan cloud luar negeri, maka ada beberapa pertanyaan yang harus dijawab: di negara mana data disimpan, apakah ada transfer data, dan apakah subjek data sudah diberi informasi yang benar. Kalau prosesnya berjalan di perangkat milik perusahaan, banyak pertanyaan itu hilang dengan sendirinya.
- Petakan semua alur data yang masuk ke sistem AI.
- Tandai data yang menyangkut orang yang dapat dikenali.
- Tentukan tempat penyimpanan dan pemrosesannya.
- Dokumentasikan dasar pemrosesan dan persetujuan yang dipakai.
- Uji kebocoran data secara berkala.
Kenapa server sendiri memudahkan kepatuhan
STRATRONIX STA-100 menjalankan model bahasa besar di dalam perangkat. Dokumen, prompt, dan jawaban tidak dikirim ke server luar negeri. Tidak ada traffic keluar yang perlu dijelaskan dalam laporan kepatuhan.
Pemasangan juga cepat. Prosesnya sekitar 8 sampai 10 menit tiap unit, jadi tim bisa menjalankan uji kepatuhan kecil tanpa menunggu proyek TI panjang.
Ketika data tidak pernah meninggalkan perangkat, bukti kepatuhan bisa ditunjukkan, bukan sekadar dijanjikan.
Biaya: layanan cloud versus server sendiri
Seratus pengguna dengan layanan cloud sekitar Rp 150 juta tiap bulan, atau Rp 5,4 miliar dalam tiga tahun. Sepuluh unit STA-100 berbiaya $3,990, sekitar Rp 64 juta, dan tidak ada tagihan bulanan setelah itu.
Biaya kepatuhan juga ikut turun. Lebih sedikit laporan transfer data yang harus disiapkan, dan tidak ada aliran data yang perlu ditinjau tiap kali aturan berubah.
- Investasi awal Rp 64 juta untuk sepuluh unit
- Penghematan sekitar Rp 5,3 miliar dalam tiga tahun
- Tanpa biaya token tiap pengguna
- Garansi perangkat keras 2 tahun
Dampak localisasi data pada dua pendekatan AI
| Aspek | AI cloud | AI on-premise (STA-100) |
|---|---|---|
| Lokasi pemrosesan | Server vendor | Perangkat milik perusahaan |
| Transfer data ke luar negeri | Perlu dijelaskan | Tidak terjadi |
| Dokumenasi transfer data | Berkelanjutan | Sederhana |
| Biaya 100 pengguna, 3 tahun | ± Rp 5,4 miliar | ± Rp 64 juta |
| Biaya bulanan | ± Rp 150 juta | Rp 0 |
| Berjalan tanpa internet | Tidak | Ya |
| Instalasi | 1-2 minggu | 8-10 menit tiap unit |
Pertanyaan yang sering diajukan
UU PDP mengharuskan pemrosesan data pribadi dilakukan di wilayah Indonesia bagi pelaku usaha yang bercampur dengan data individu. PP 71/2019 mengatur penempatan sistem elektronik secara lebih teknis. Karena itu, langkah paling aman untuk tim AI adalah menjalankan model di lingkungan milik perusahaan, sehingga tidak ada pemrosesan yang perlu dijelaskan sebagai transfer data.
Bukti yang paling mudah adalah muestran teknis yang berjalan sendiri. Inferensi model bahasa besar di dalam perangkat berarti data, prompt, dan jawaban tidak dikirim ke pihak lain. Anda cukup menunjukkan konfigurasi jaringan dan catatan versi model, tanpa harus menyusun daftar transfer data yang panjang.
Model yang tersedia di perangkat dapat diganti dengan versi yang lebih baru dan dapat disesuaikan dengan data internal tim melalui penyuntingan prompt dan retrieval dokumen lokal. Yang penting adalah proses penyesuaian itu tetap di dalam lingkungan perusahaan, tanpa mengunggah dokumen ke layanan pihak ketiga.
Harga resmi STRATRONIX STA-100 adalah $399 tiap unit dan $3,990 untuk paket sepuluh unit, sekitar Rp 64 juta dengan kurs indikatif Rp 16.000 tiap dolar yang dikonfirmasi saat pemesanan. Tidak ada biaya langganan bulanan, garansi perangkat keras 2 tahun, dan pemasangan sekitar 8 sampai 10 menit tiap unit.
Baca juga
- Harga lengkap STA-100
- Artikel kepatuhan UU PDP
- Perbandingan on-premise dan cloud
- Halaman produk AI Agent Appliance
- Hubungi tim penjualan
Coba STA-100 di tim Anda
Perangkat AI on-premise: Bahasa Indonesia, jalan lokal tanpa cloud, garansi 2 tahun, harga resmi $399 per unit.
Email sales@stratronix.ai Lihat harga Hubungi kami